Tertinggal 0-4, LASK Menggila! Celtic Dibuat Hancur dan Gagal ke Liga Champions

AKURAT BANTEN– Ini bukan sekadar kemenangan. Ini adalah comeback yang mungkin akan dikenang sebagai salah satu malam paling gila dalam sejarah sepak bola Eropa.
LASK Linz melakukan sesuatu yang nyaris mustahil. Sempat tertinggal 0-4 secara agregat dari Celtic, klub Austria tersebut justru bangkit, mencetak lima gol, dan akhirnya membalikkan keadaan menjadi 5-4 secara agregat.
Celtic yang sudah berada di ambang kelolosan ke fase liga Liga Champions justru harus menyaksikan tiket tersebut lepas dari genggaman mereka.
Bermain di kandang sendiri pada leg kedua play-off Liga Champions, Selasa (25/8/2026) malam waktu setempat atau Rabu dini hari WIB, LASK menang 5-1 setelah extra time.
Kemenangan itu mengantarkan LASK ke fase liga Liga Champions untuk pertama kalinya. Sementara Celtic kembali harus puas melanjutkan kiprahnya di Liga Europa.
Tertinggal empat gol secara agregat, LASK tidak menyerah. Mereka justru mengubah keputusasaan menjadi keyakinan, tekanan menjadi gol, dan malam yang hampir berakhir menjadi salah satu comeback paling spektakuler di Liga Champions.
Baca Juga: Viral! Jukir di Palu Terlibat Perkelahian, Diduga Ditembak Pria yang Disebut Anggota Polisi
Celtic Sempat Membuat LASK Terdiam
Celtic datang ke Austria dengan modal yang sangat meyakinkan.
Pada leg pertama di Glasgow, Celtic berhasil menang 3-0. Artinya, LASK membutuhkan kemenangan dengan margin setidaknya tiga gol hanya untuk menyamakan agregat.
Namun, keadaan justru semakin sulit bagi LASK di leg kedua.
Menit ke-21, kapten Celtic Callum McGregor melepaskan tembakan yang membentur pemain LASK sebelum masuk ke gawang.
Celtic unggul 1-0 pada malam itu.
Secara agregat, mereka kini memimpin 4-0.
Dengan keunggulan sebesar itu, Celtic tampak sudah berada di jalur yang sangat aman menuju fase liga Liga Champions.
Tetapi ternyata, pertandingan belum selesai.
Baca Juga: Dinkes Kota Tangerang Alihkan Fokus CKG ke Penanganan Penyakit Kronis di Lapangan
Moses Usor Menyalakan Api Comeback
LASK mulai menunjukkan tanda-tanda kehidupan pada menit ke-32.
Kesalahan di lini belakang Celtic dimanfaatkan Moses Usor untuk mencetak gol dan mengubah skor menjadi 1-1.
Gol tersebut mungkin terlihat sederhana, tetapi dampaknya luar biasa.
LASK kembali percaya diri.
Celtic mulai tertekan.
Dan dari sinilah pertandingan berubah menjadi mimpi buruk bagi klub asal Skotlandia tersebut.
UEFA mencatat LASK terus memberikan tekanan setelah gol Usor dan akhirnya berhasil membalikkan momentum pertandingan.
Baca Juga: Gagal Boyong Lewis Hall, Manchester United Putar Otak: Bek Serbabisa Ini Bisa Jadi Jalan Keluar
Babak Kedua Jadi Mimpi Buruk Celtic
Memasuki babak kedua, LASK tidak mengendurkan tekanan.
Bahkan baru tiga menit babak kedua berjalan, Robert Ljubicic mencetak gol kedua LASK.
Skor menjadi 2-1.
Agregat kini berubah menjadi 4-2 untuk Celtic.
LASK masih membutuhkan dua gol lagi untuk menyamakan agregat.
Namun, mereka tidak perlu menunggu terlalu lama.
Pada menit ke-58, Samuel Adeniran melepaskan tembakan dari luar kotak penalti yang bersarang di gawang Celtic.
3-1!
Agregat menjadi 4-3.
Seketika, Celtic yang sebelumnya tampak nyaman mulai berada dalam tekanan luar biasa.
LASK hanya membutuhkan satu gol untuk menyamakan agregat.
Dan gol itu akhirnya datang pada penghujung waktu normal.
Baca Juga: Simeone Restui Julian Alvarez Pergi, tapi Barcelona Kena Tembok: Atletico Pasang Harga Fantastis!
Menit 90 yang Mengubah Segalanya
Ketika pertandingan memasuki menit ke-90, LASK mendapatkan momen yang membuat stadion bergemuruh.
Pemain pengganti Florian Flecker mencetak gol untuk membawa LASK unggul 4-1.
Agregat menjadi 4-4.
Mustahil?
Tidak lagi.
Dari tertinggal empat gol secara agregat, LASK berhasil menyamakan kedudukan hanya dalam satu pertandingan.
Pertandingan pun harus dilanjutkan ke extra time.
Celtic sudah kehilangan keunggulan empat gol.
Dan penderitaan mereka ternyata belum selesai.
Baca Juga: Isi Pertemuan Hansi Flick dan Alejandro Balde yang Mengubah Masa Depan Sang Bek di Barcelona
Samuel Adeniran Jadi Pahlawan LASK
Extra time menjadi panggung bagi satu nama: Samuel Adeniran.
Pada menit ke-109, penyerang asal Amerika Serikat itu kembali mencetak gol.
Gol keduanya malam itu membuat LASK unggul 5-1.
Untuk pertama kalinya dalam duel dua leg tersebut, LASK berada di atas angin.
Agregat berubah menjadi 5-4 untuk LASK.
Celtic yang sempat unggul 4-0 secara agregat kini berada di ambang kehancuran.
Adeniran bahkan berpeluang mencetak hat-trick.
Pada menit ke-115, LASK mendapatkan hadiah penalti. Namun, eksekusi Adeniran berhasil ditepis kiper Celtic, Viljami Sinisalo.
Peluang itu gagal dimanfaatkan, tetapi tidak mengubah kenyataan.
LASK tetap unggul.
Dan beberapa menit kemudian, peluit panjang berbunyi.
Baca Juga: Ayyoub Bouaddi, Remaja Rp1,8 Triliun yang Jadi Rekor Baru Premier League
LASK Tulis Sejarah, Celtic Hancur
LASK menang 5-1 setelah extra time dan lolos dengan agregat 5-4.
Sebuah comeback yang luar biasa.
LASK tertinggal 0-4 secara agregat.
Mereka kemudian mencetak lima gol tanpa balas setelah Celtic mencetak gol keduanya.
Menurut UEFA, kemenangan tersebut memastikan LASK mencapai fase liga Liga Champions untuk pertama kalinya.
Yang lebih mengesankan, LASK mendominasi statistik tembakan. Laporan ORF mencatat LASK melepaskan 40 tembakan, berbanding hanya delapan milik Celtic.
Angka tersebut menggambarkan betapa besar tekanan yang diberikan LASK sepanjang pertandingan.
Baca Juga: Real Madrid Pesta 4-1 atas Sociedad, Mbappé Menggila: 5 Pemain Ini Jadi Dalang Kemenangan Mourinho
Celtic Kehilangan Tiket Liga Champions
Bagi Celtic, kekalahan ini menjadi pukulan yang sangat telak.
Mereka sebenarnya sudah memiliki keunggulan tiga gol dari leg pertama.
Bahkan di leg kedua, Celtic sempat memperlebar keunggulan agregat menjadi 4-0.
Namun, dalam waktu sekitar 100 menit berikutnya, semuanya berubah.
LASK mencetak lima gol dan membalikkan keadaan.
Reuters menyebut Celtic mengalami salah satu malam terburuk mereka di kompetisi Eropa setelah kehilangan keunggulan agregat empat gol dan akhirnya tersingkir dari Liga Champions.
Kapten Celtic, Callum McGregor, juga mengakui timnya tampil buruk dan meminta maaf kepada para pendukung setelah keunggulan besar tersebut terbuang sia-sia.
Baca Juga: Prediksi Barcelona vs Bilbao: Camp Nou Kembali Jadi Benteng, Blaugrana Siap Lanjutkan Start Sempurna
Dari 0-4 Menjadi 5-4
Inilah yang membuat kemenangan LASK terasa begitu luar biasa.
Leg pertama:
Celtic 3-0 LASK
Awal leg kedua:
LASK 0-1 Celtic
Agregat: Celtic 4-0 LASK
Akhir pertandingan:
LASK 5-1 Celtic
Agregat: LASK 5-4 Celtic
Dalam sepak bola, keunggulan empat gol biasanya dianggap sebagai benteng yang sangat sulit ditembus.
Namun, LASK membuktikan bahwa selama pertandingan belum berakhir, peluang masih selalu ada.
Mereka tidak hanya mengejar.
Mereka membalikkan semuanya.
Dari hampir tersingkir, LASK justru menciptakan sejarah.
Dan bagi Celtic, malam di Linz akan menjadi salah satu malam paling pahit dalam perjalanan mereka di Eropa.
Satu tiket Liga Champions yang sempat terasa sudah berada di tangan akhirnya berpindah ke LASK.
Comeback 0-4 menjadi 5-4.
Gila, tetapi nyata.(**)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Geger! Survei SMRC Ungkap Skor Kepemimpinan Tokoh Nasional, Mahfud MD di Puncak, Gibran Terbawah
- 2Mahfud MD Soroti OTT KPK di BNPB, Dana Bencana Diduga Bermasalah saat Warga Butuh Bantuan
- 3Tiga Hari Lagi! Wajib Halal Berlaku 18 Oktober 2026, Ini Daftar Produk yang Harus Punya Sertifikat
- 4Bikin Bangga! Persib Menang atas The Cong-Viettel, Liga Indonesia Kini Tembus 16 Besar Asia
- 5Singgung Asap dan Oksigen, Syahganda Dikritik Pejabat Malaysia! Indonesia Didesak Minta Maaf
- 6Juventus Tak Terima Kalah dari Cristiano Ronaldo! Kasus Gaji Rp190 Miliar Kini Dibawa ke Pengadilan Tertinggi Italia
- 7Lille Dihajar Arsenal 0-3, tapi Calvin Verdonk Ukir Rekor Bersejarah untuk Indonesia di Liga Champions!
- 8Tangsel Rapi, DPUPR Banten Mulai Bersihkan Kabel Internet Semrawut di Jalan Aria Putra
- 9Mbappe Ukir Sejarah saat Real Madrid Comeback 4-3! Rekor Messi Resmi Terlewati, Golnya Tambah Catatan Gila
- 10Real Madrid Menang Dramatis di Markas Roma, Mourinho Malah Tak Mau Selebrasi: Alasannya Bikin Haru!






